Perkembangan lingkungan bisnis global yang ditandai oleh digitalisasi, integrasi pasar, dan perubahan perilaku konsumen menuntut organisasi untuk memahami pemasaran secara lebih komprehensif. Pemasaran tidak lagi sekadar aktivitas menjual, melainkan proses strategis yang berorientasi pada penciptaan nilai (value creation), penyampaian nilai (value delivery), serta komunikasi nilai (value communication) kepada pelanggan (Kotler & Keller, 2016). Dalam praktiknya, pemasaran berfungsi sebagai penghubung antara organisasi dan pasar. Keberhasilan suatu organisasi sangat dipengaruhi oleh kemampuannya memahami kebutuhan pelanggan dan meresponsnya melalui strategi yang tepat. Oleh karena itu, manajemen pemasaran menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat umum. Tujuan pembelajaran bab ini adalah: – Memahami konsep dasar pemasaran – Menjelaskan peran dan fungsi manajemen pemasaran – Menguraikan evolusi konsep pemasaran – Mengidentifikasi tantangan pemasaran modern Pemasaran merupakan salah satu aspek penting dalam aktivitas bisnis modern karena berkaitan langsung dengan upaya perusahaan dalam memahami kebutuhan pasar, menciptakan nilai, dan mempertahankan hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Dalam perkembangan dunia usaha saat ini, pemasaran tidak lagi dipandang sekadar kegiatan menjual produk, tetapi telah berkembang menjadi proses strategis yang mempengaruhi keberlangsungan organisasi secara keseluruhan. Perusahaan yang mampu memahami pasar dengan baik akan lebih mudah menyesuaikan produk, layanan, serta strategi bisnis sesuai dengan kebutuhan konsumen yang terus berubah (Kotler & Keller, 2016). Perkembangan teknologi informasi, internet, media sosial, serta perubahan perilaku konsumen telah menyebabkan transformasi besar dalam praktik pemasaran. Konsumen modern memiliki akses informasi yang luas sehingga lebih kritis dalam memilih produk dan merek. Mereka tidak hanya mempertimbangkan harga dan kualitas, tetapi juga pengalaman, nilai emosional, serta reputasi perusahaan. Kondisi ini mendorong organisasi untuk mengembangkan strategi pemasaran yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelanggan (Chaffey & Ellis-Chadwick, 2019). Dalam lanskap bisnis yang dinamis, keberhasilan sebuah organisasi tidak lagi hanya ditentukan oleh kualitas produk yang dihasilkan di dalam pabrik, melainkan oleh seberapa adaptif perusahaan tersebut terhadap perubahan di luar dindingnya. Lingkungan pemasaran merupakan kekuatan yang tidak terkendali (uncontrollable forces) yang terus berubah dan memberikan tekanan bagi pemasar untuk selalu berinovasi (Amirullah, 2021). Perubahan pada aspek teknologi, regulasi, ekonomi, hingga pergeseran budaya secara langsung akan membentuk lanskap preferensi baru di mata masyarakat. Oleh karena itu, memahami lingkungan pemasaran merupakan langkah awal yang mutlak sebelum perusahaan dapat membedah perilaku konsumen. Perilaku konsumen itu sendiri merupakan studi mengenai bagaimana individu, kelompok, atau organisasi memilih, membeli, menggunakan, dan menempatkan barang, jasa, ide, atau pengalaman untuk memuaskan kebutuhan dan keinginan mereka (Kotler & Keller, 2016). Keterkaitan antara kondisi makro-mikro lingkungan dengan psikologis konsumen inilah yang menjadi kompas strategis bagi pemasar dalam merumuskan bauran pemasaran (marketing mix) yang jitu.
Jadilah yang pertama memberikan ulasan “MANAJEMEN PEMASARAN MODERN” Batalkan balasan
Detail Informasi Publikasi
Penulis
:
Meyta Ingrid Kindangen, Fandy Yones Latuni, Vanya Nafisha Hidayah, Mulfi Sandi Yuda, Miladia Fadilasari, Sri Nuryanto, Putra Ramadhani Nurwijayanto
Editor
:
Robby Efendi, SE., MM
ISBN
:
978-634-05-3740-6
Bahasa Utama
:
Indonesia
Tahun Terbit
:
2026
Jumlah Halaman
:
211 Halaman







Ulasan
Belum ada ulasan.