Buku Pengelolaan Irigasi untuk Pertanian membahas secara komprehensif konsep, prinsip, dan strategi pengelolaan irigasi sebagai bagian integral dari sistem produksi pertanian berkelanjutan. Buku ini menempatkan irigasi tidak semata-mata sebagai sarana teknis untuk menyalurkan air ke lahan, tetapi sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian, menjaga keberlanjutan sumber daya alam, dan mendukung ketahanan pangan. Pembahasan mencakup perkembangan konsep irigasi, hubungan antara air, tanah, tanaman, dan iklim, prinsip keseimbangan air, efisiensi serta produktivitas air, keadilan distribusi, dan keberlanjutan pengelolaan irigasi.
Selanjutnya, buku ini menguraikan berbagai aspek sumber daya air yang dapat dimanfaatkan untuk irigasi, meliputi air permukaan, air tanah, air hujan, waduk, embung, serta sumber air alternatif. Setiap sumber air dikaji berdasarkan karakteristik, potensi, kelebihan, keterbatasan, dan kesesuaiannya terhadap kebutuhan pertanian. Buku ini juga menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya air secara terpadu dengan mempertimbangkan dimensi teknis, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dalam konteks pertanian modern, pengelolaan irigasi diarahkan pada peningkatan efisiensi penggunaan air melalui teknologi irigasi tetes, sprinkler, penjadwalan berbasis data, serta penerapan prinsip konservasi tanah dan air.
Buku ini juga memberikan perspektif mengenai transformasi pengelolaan irigasi menuju sistem pertanian presisi melalui pemanfaatan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT), sensor kelembapan tanah, penginderaan jauh, citra satelit, drone, dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Integrasi teknologi tersebut memungkinkan pemantauan kondisi lahan secara real-time, penentuan kebutuhan air tanaman secara lebih akurat, serta pengambilan keputusan irigasi yang adaptif terhadap kondisi lingkungan. Dengan pendekatan yang mengintegrasikan aspek teknis, ekologis, sosial, ekonomi, dan teknologi, buku ini dapat menjadi referensi akademik sekaligus panduan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi pertanian, dan pengelola sumber daya air dalam mewujudkan sistem irigasi yang efisien, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.







Ulasan
Belum ada ulasan.