Buku Cerita di Balik Tenun: Storytelling sebagai Kunci Meningkatkan Minat Beli mengkaji secara komprehensif peran strategis storytelling dalam mengembangkan nilai ekonomi dan budaya dari produk tenun Nusa Tenggara Timur (NTT). Tenun diposisikan tidak hanya sebagai produk tekstil, tetapi sebagai representasi identitas budaya yang sarat nilai filosofis, historis, dan sosial. Dalam menghadapi tantangan globalisasi, perubahan perilaku konsumen, serta persaingan dengan produk massal, buku ini menekankan pentingnya pendekatan komunikasi yang mampu menghubungkan nilai budaya dengan pengalaman emosional konsumen melalui narasi yang kuat dan autentik.
Lebih lanjut, buku ini menjelaskan bahwa storytelling berfungsi sebagai instrumen pemasaran yang mampu meningkatkan nilai tambah produk melalui penciptaan koneksi emosional antara produsen dan konsumen. Narasi mengenai proses produksi, makna simbolik motif, serta kehidupan para pengrajin menjadikan produk lebih bernilai dan berbeda dari sekadar komoditas fungsional. Selain itu, integrasi storytelling dengan influencer marketing, digitalisasi, serta dukungan kebijakan pemerintah membentuk ekosistem pemasaran yang efektif. Sinergi ini tidak hanya meningkatkan minat beli, tetapi juga memperkuat identitas kolektif, loyalitas konsumen, serta keberlanjutan ekonomi berbasis budaya.
Pada aspek implementatif, buku ini menguraikan berbagai strategi pengembangan industri tenun yang meliputi inovasi produk, diversifikasi pasar, digitalisasi pemasaran, serta pemberdayaan komunitas pengrajin melalui pelatihan dan kolaborasi multipihak. Pendekatan partisipatif dan berbasis ekonomi kreatif menjadi kunci dalam menciptakan keberlanjutan industri sekaligus pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, buku ini memberikan kontribusi penting sebagai referensi akademis dan panduan praktis dalam merancang strategi pemasaran b







Ulasan
Belum ada ulasan.