Buku Biokimia Metabolisme: Jalur Metabolik, Regulasi, dan Integrasi Sistem Biologis membahas metabolisme sebagai suatu jaringan reaksi biokimia yang saling terintegrasi dalam mendukung keberlangsungan kehidupan. Pembahasan diawali dengan konsep dasar metabolisme, bioenergetika, energi bebas, ATP, koenzim redoks, asetil-KoA, serta kompartementasi metabolisme di dalam sel. Metabolisme tidak diposisikan sekadar sebagai kumpulan jalur reaksi yang berdiri sendiri, melainkan sebagai sistem dinamis yang menyesuaikan diri terhadap ketersediaan nutrien, kebutuhan energi, keadaan redoks, aktivitas hormonal, dan fungsi jaringan. Kerangka tersebut memberikan landasan untuk memahami hubungan antara katabolisme, anabolisme, jalur amfibolik, fluks metabolik, serta mekanisme pengaturan berbagai proses metabolik secara komprehensif.
Pembahasan selanjutnya mencakup jalur utama metabolisme karbohidrat, lipid, serta protein dan asam amino beserta keterkaitannya dengan produksi dan pemanfaatan energi. Metabolisme karbohidrat dikaji melalui glikolisis, oksidasi piruvat, siklus asam sitrat, metabolisme glikogen, glukoneogenesis, dan jalur pentosa fosfat. Pada metabolisme lipid dibahas proses pencernaan, absorpsi, transport, lipolisis, oksidasi asam lemak, ketogenesis, lipogenesis, serta metabolisme kolesterol. Sementara itu, metabolisme protein dan asam amino mencakup pengelolaan nitrogen, siklus urea, katabolisme kerangka karbon, biosintesis asam amino, dan pembentukan senyawa turunan asam amino. Buku ini juga menguraikan siklus TCA, rantai transpor elektron, fosforilasi oksidatif, spesies oksigen reaktif, serta mekanisme regulasi yang melibatkan enzim, AMPK, mTORC1, insulin, glukagon, dan berbagai sinyal hormonal.
Lebih lanjut, buku ini menempatkan metabolisme dalam konteks integrasi antarorgan dan kondisi fisiologis maupun patologis. Pembahasan meliputi komunikasi metabolik antara hati, otot, jaringan adiposa, dan organ lainnya pada keadaan kenyang, puasa, aktivitas fisik, serta kondisi gangguan seperti diabetes melitus, obesitas, sindrom metabolik, stres, sepsis, dan kanker. Perspektif tersebut kemudian diperluas melalui pembahasan gangguan metabolisme dan dasar biokimia penyakit, metabolomik, teknologi analisis metabolisme, pendekatan targeted dan untargeted metabolomics, hingga integrasi multi-omik. Bagian akhir mengangkat perkembangan kontemporer dalam biokimia metabolisme, termasuk epigenetika, kecerdasan buatan dan machine learning, mikrobiota usus, precision nutrition, metabolisme kanker, NAD⁺ dan sirtuin, lipidomik, serta adaptasi metabolisme otot terhadap latihan fisik. Dengan cakupan tersebut, buku ini dapat menjadi referensi akademik bagi mahasiswa dan pembaca dari bidang biokimia, biologi, kedokteran, farmasi, ilmu pangan, peternakan, pertanian, serta bidang lain yang berkaitan dengan proses biologis.







Ulasan
Belum ada ulasan.