Buku “Kasus Terapi Fisik: Perawatan Akut” yang ditulis oleh tim penulis yang dipimpin oleh Yuni Shanti Ritonga, S.Kep., Ns., M.Kep. ini merupakan sebuah karya akademik komprehensif yang mengkaji secara mendalam berbagai aspek penanganan pasien dalam kondisi kritis dan darurat di lingkungan perawatan akut seperti Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Intensive Care Unit (ICU). Bagian awal buku ini menguraikan konsep dasar perawatan pasien akut yang mencakup pengertian, pengenalan dan pengelolaan kondisi darurat dengan pendekatan sistematis melalui triage dan penilaian ABCDE (Airway, Breathing, Circulation, Disability, Exposure), serta intervensi segera yang meliputi manajemen jalan napas, dukungan pernapasan dan kardiovaskular, pengendalian perdarahan, manajemen nyeri, resusitasi cairan, penilaian neurologis, evaluasi diagnostik, pengaturan suhu, dan dukungan psikososial. Penulis juga membahas pentingnya monitoring berkelanjutan terhadap tanda-tanda vital, oksigenasi, keseimbangan cairan dan elektrolit, serta status neurologis, dilengkapi dengan advokasi pasien, kolaborasi tim kesehatan, edukasi pasien dan keluarga, serta perencanaan pemulangan yang terstruktur.
Pembahasan utama dalam buku ini difokuskan pada berbagai kondisi kegawatdaruratan spesifik yang sering ditemui dalam praktik klinis, meliputi manajemen nyeri akut dengan penjelasan mendalam tentang patofisiologi, kategori nyeri (nosiseptif, neuropatik, nociplastik), serta instrumen penilaian seperti Visual Analogue Scale (VAS), Numeric Rating Scale (NRS), McGill Pain Questionnaire, Wong Baker Faces, dan FLACC. Gangguan respirasi akut dibahas secara komprehensif mencakup anatomi fisiologi sistem pernapasan, jenis-jenis gangguan (asma bronkial, pneumonia, Acute Respiratory Distress Syndrome/ARDS, pneumotoraks), serta manajemen penatalaksanaannya mulai dari evaluasi awal, stabilisasi, hingga perawatan pasca akut. Perawatan pasca operasi diuraikan dengan sistematis meliputi pengertian, faktor-faktor yang mempengaruhi pemulihan, tujuan perawatan, proses asuhan keperawatan, konsep perawatan luka operasi, diet dan nutrisi, mobilisasi fisik, serta pemeriksaan lanjutan.







Ulasan
Belum ada ulasan.