Buku Agroforestri membahas agroforestri sebagai pendekatan pengelolaan lahan yang mengintegrasikan tumbuhan berkayu dengan tanaman pertanian dan/atau ternak dalam suatu sistem yang dirancang secara spasial dan temporal. Pembahasan diawali dengan latar belakang munculnya kebutuhan terhadap sistem pengelolaan lahan yang mampu merespons degradasi tanah, deforestasi, kehilangan keanekaragaman hayati, perubahan iklim, serta peningkatan kebutuhan pangan. Buku ini menguraikan sejarah dan perkembangan agroforestri pada tingkat global maupun di Indonesia, definisi, unsur, karakteristik, bentuk sistem seperti agrisilvikultur, silvopastura, dan agrosilvopastura, serta prinsip integrasi, keanekaragaman, interaksi, multifungsi, efisiensi, partisipasi, keadilan, dan adaptasi.
Selanjutnya, buku ini mengembangkan pembahasan agroforestri melalui pendekatan sistem yang mempertimbangkan keterkaitan antara aspek biofisik, sosial, ekonomi, kelembagaan, dan lingkungan. Agroforestri diposisikan sebagai sistem sosial-ekologis yang menghasilkan beragam produk, seperti pangan, kayu, buah, pakan, obat-obatan, dan hasil hutan bukan kayu, sekaligus menyediakan jasa ekosistem berupa konservasi tanah dan air, penyimpanan karbon, pengendalian erosi, perbaikan iklim mikro, dan perlindungan keanekaragaman hayati. Pembahasan juga mencakup pengelolaan agroforestri pada berbagai skala, mulai dari lahan dan rumah tangga hingga kelompok, desa, daerah aliran sungai, dan lanskap, dengan memperhatikan aspek produktivitas, penghidupan masyarakat, kelembagaan, agribisnis, akses pasar, serta keberlanjutan sumber daya.
Pada bagian lebih lanjut, buku ini menempatkan agroforestri dalam konteks pembangunan berkelanjutan, ketahanan pangan, adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, konservasi keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat. Pengembangan agroforestri dikaji tidak hanya dari aspek teknis budidaya, tetapi juga melalui dimensi kelembagaan, kebijakan, pengetahuan ekologi lokal, inovasi, penelitian, teknologi digital, serta penguatan rantai nilai. Dengan cakupan tersebut, buku Agroforestri memberikan perspektif akademis yang komprehensif mengenai perancangan dan pengelolaan sistem agroforestri yang produktif, adaptif, inklusif, dan berkelanjutan, sehingga relevan sebagai referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi kehutanan dan pertanian, maupun pemangku kepentingan dalam pengelolaan sumber daya alam dan pembangunan wilayah perdesaan.







Ulasan
Belum ada ulasan.